“I think Dad wants us to pick up where he left off.
Saving people…”
“-hunting things.” Angah menyampuk.
“Yes, family business.” Along sudahkan ayat.
Si Bongsu yang sedari tadi diam terangguk-angguk membuka mulut.
”Speaking of hunting things, let’s go hunt some mice.”
“Yeah, I’m starving.”
Dan ketiga-tiga mereka berjalan lenggang lenggok keluar dari bawah tangga itu. Ekor melintuk liuk bagaikan api lilin ditiup angin. Misai putih mereka bagaikan radar yang diaktifkan. Telinga mereka tegak ke atas bagaikan, erm, macam biasa.
Dan,
Sewaktu mereka lalu di sebelah aku, Along mengenyit mata kanannya pada aku
manakala Angah berkata
”NeEM, you suck. You know that. You can’t write fictions.”
“He’s right, honey. You gotta end this story now.”
Si Bongsu ada hati mau back up abang dia.
Cis, siap kau kebulur lepas ni.
OK, OK.
Dah abis dah.
Tak nak tulis cerita dah.
[KISAH BIMBO YANG CERDIK]
May 29, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

1 suicidal thought(s):
saving people, hunting things - join me in Angel Investigations~
Post a Comment